Ringkasan Artikel:
- TikTok seller menjual produk sendiri dan mengelola stok, pesanan, serta pengiriman.
- TikTok affiliate mempromosikan produk seller dan menerima komisi dari penjualan lewat kontennya.
- Seller mendaftar lewat Seller Center tanpa syarat minimal pengikut, sedangkan kreator affiliate umumnya perlu sekitar 600 pengikut.
- Seller menentukan komisi lewat Open Collaboration atau Target Collaboration, lalu kreator memilih produk yang cocok dengan audiensnya.
- Seller bisa merangkap jadi affiliate, jadi kamu bisa menjalankan dua peran sekaligus.
TikTok seller adalah pemilik produk yang berjualan lewat toko di TikTok Shop dan mengurus stok, pesanan, serta pengiriman.
Sementara TikTok affiliate ialah kreator yang mempromosikan produk milik seller lewat video, LIVE, atau keranjang kuning, lalu menerima komisi dari setiap penjualan.
Singkatnya, seller punya barang, affiliate punya audiens.
Keduanya saling melengkapi, dan kerja sama inilah yang menggerakkan ekosistem TikTok Shop.
Apa Itu TikTok Seller?
TikTok seller adalah individu atau bisnis yang menjual produk miliknya sendiri di TikTok Shop, yaitu fitur belanja di dalam aplikasi TikTok.
Toko dikelola lewat Seller Center, dashboard resmi untuk mengatur produk, pesanan, dan performa toko.
Kamu bisa memulai sebagai seller walau belum punya banyak pengikut.
Tidak ada syarat minimal followers untuk membuka toko.
Kamu hanya perlu melengkapi data toko, verifikasi akun, dan menghubungkan rekening bank.
Penghasilan seller berasal dari penjualan produk.
Total nilai penjualan toko disebut GMV (Gross Merchandise Value), angka yang biasanya dipantau untuk menilai pertumbuhan toko.
Apa Itu TikTok Affiliate?
TikTok affiliate atau afiliator adalah kreator yang mempromosikan produk seller dan mendapat komisi dari setiap pesanan yang masuk lewat kontennya.
Komisi adalah persentase dari harga produk yang dibayarkan seller ketika penjualan terjadi.
Promosi dilakukan lewat video, LIVE, atau keranjang kuning, yaitu tautan produk yang tampil di video TikTok.
Afiliator tidak perlu menyimpan stok karena seller yang memproses dan mengirim pesanan.
Perbedaan TikTok Seller dan TikTok Affiliate
1. Peran dan Kepemilikan Produk
Seller memiliki produk dan toko.
Affiliate tidak perlu punya produk. Modal utamanya adalah audiens dan kemampuan membuat konten yang menarik.
Seller berfokus membangun bisnis dan brand. Afiliator berfokus menghadirkan produk itu ke depan calon pembeli.
2. Syarat dan Cara Daftar
Seller mendaftar lewat Seller Center, tanpa syarat minimal pengikut.
Di sisi lain, kreator mendaftar lewat aplikasi TikTok.
Syarat umumnya berusia minimal 18 tahun, melakukan verifikasi identitas (KTP atau paspor), dan memiliki sekitar 600 pengikut.
Untuk fitur affiliate di LIVE, sejumlah sumber menyebut batas 1.000 pengikut.
Walau beberapa akun bisa melakukan live tanpa harus mempunyai 1.000 followers.
Seller juga bisa menetapkan syarat pengikut sendiri untuk kreator yang ingin bergabung.
Ketentuan ini diperbarui berkala, jadi cek info terbaru di aplikasi TikTok sebelum mendaftar.
Rincian lengkapnya ada di artikel kami tentang syarat affiliate TikTok berapa followers.
3. Sumber Penghasilan
Seller menerima hasil penjualan produk, setelah dikurangi biaya platform dan komisi untuk afiliator.
Untuk affiliate mereka menerima komisi dari setiap penjualan.
Besarannya ditentukan seller, dengan rentang 1% sampai 80% di TikTok Shop.
Kalau seller juga menjadi affiliate, pendapatan toko dan komisi promosi dihitung sebagai dua jenis pendapatan yang terpisah.
4. Tanggung Jawab Operasional
Seller mengelola modal, stok, kualitas produk, pengemasan, pengiriman, dan layanan pembeli.
Affiliate mengelola ide konten, produksi video atau LIVE, pemilihan produk yang sesuai niche, dan kepercayaan audiens.
Bagi UMKM, skemanya cukup ramah.
Menurut TikTok Shop, seller membayar komisi ketika penjualan terjadi, jadi biaya promosi mengikuti hasil.
5. Area Kerja dan Alat yang Dipakai
Seller bekerja di Seller Center dan Affiliate Center, yaitu halaman tempat seller mengatur kolaborasi dengan kreator, memantau laporan performa, dan menjalankan Shop Ads.
Affiliate bekerja dari aplikasi TikTok.
Mereka memilih produk lewat menu TikTok Shop, lalu membagikannya lewat keranjang kuning, video, dan LIVE.
Bagaimana Seller dan Affiliate Bekerja Sama di TikTok Shop?
Seller punya dua jalur untuk menggandeng kreator.
Open Collaboration membuka produk toko untuk semua kreator TikTok Shop.
Jalur ini cocok kalau kamu belum punya kreator spesifik dan ingin kreator datang sendiri.
Target Collaboration dipakai untuk mengundang kreator tertentu pada produk pilihan.
Kalau sebuah produk masuk ke kedua jalur, kreator hanya menerima satu tarif komisi per produk, dan tarif Target Collaboration yang berlaku. Karena itu, tarif untuk kreator undangan sebaiknya lebih tinggi.
Seller tertentu juga bisa menetapkan komisi khusus untuk pesanan yang berasal dari Shop Ads, yaitu iklan di TikTok Shop yang memakai video kreator.
Punya Produk, Butuh Kreator yang Tepat?Tim MCN MEA membantu seller TikTok Shop dan Shopee menjalankan kampanye afiliasi, distribusi sampel, sampai laporan performa. Ceritakan kebutuhan toko kamu, kami bantu susun langkahnya.
|
Bisakah Jadi TikTok Seller dan TikTok Affiliate Sekaligus?
Bisa. Status seller dan affiliate tidak saling menutup.
Seller dengan toko aktif bisa membuka fitur affiliate lewat Seller Center dan mempromosikan produk seller lain.
Panduannya ada di artikel apakah TikTok seller bisa affiliate.
Mana yang Cocok untuk Kamu?
- Pilih seller kalau kamu punya produk atau brand, siap mengelola operasional, dan ingin membangun bisnis jangka panjang.
- Pilih affiliate kalau kamu belum punya produk, nyaman membuat konten, dan ingin mulai tanpa modal stok.
- Gabungkan keduanya kalau kamu sudah punya toko dan ingin menambah penghasilan dari promosi produk lain.
Siap Jadi Afiliator dengan Brand yang Cocok?Gabung ke jaringan kreator MCN MEA dan dapatkan peluang kampanye dari berbagai brand di Shopee dan TikTok Shop. Hubungi kami untuk mulai onboarding.
|
Tentang MCN MEA
MCN (Multi Channel Network) adalah jaringan yang menaungi banyak kreator dan menghubungkannya dengan brand.
MCN MEA merupakna layanan MCN berbasis di Bandung yang menghubungkan brand dan seller marketplace dengan jaringan kreator dan afiliator di Shopee dan TikTok Shop.
Untuk seller, MCN MEA membantu mengelola affiliate marketing, menjalankan kampanye afiliasi Shopee dan TikTok Shop, mendistribusikan sampel produk, dan menyusun laporan performa kampanye.
Kalau toko kamu juga butuh TikTok Ads atau optimasi toko, tim MEA Agency bisa membantu.
Untuk kreator, MCN MEA membuka jalur onboarding ke jaringan kreator dan peluang kampanye dari berbagai brand.
Kreator yang ingin merapikan tautan dan halaman promosinya bisa memakai Linkreator.
FAQ
1. Apa perbedaan TikTok seller dan TikTok affiliate?
TikTok seller adalah pemilik toko yang menjual produk sendiri dan mengurus stok serta pengiriman. TikTok affiliate adalah kreator yang mempromosikan produk seller dan menerima komisi dari penjualan.
2. Apakah TikTok affiliate perlu modal?
TikTok affiliate tidak perlu modal stok barang karena produk dan pengirimannya ditangani seller. Kamu hanya perlu akun TikTok yang memenuhi syarat, perangkat untuk membuat konten, dan waktu untuk produksi.
3. Apakah TikTok affiliate harus punya toko?
Tidak. Kamu bisa mendaftar sebagai kreator lewat aplikasi TikTok tanpa membuka toko sendiri.
4. Siapa yang menentukan komisi TikTok affiliate?
Seller yang menentukan komisi, dengan rentang 1% sampai 80%. Kreator bisa membandingkan tarif antarproduk sebelum memilih yang dipromosikan.
5. Mana yang lebih menguntungkan, TikTok seller atau TikTok affiliate?
Tergantung tujuan kamu. Seller cocok untuk membangun brand dan bisnis jangka panjang, sedangkan affiliate cocok untuk memulai tanpa modal produk. Banyak pelaku usaha menjalankan keduanya.





