Ringkasan singkat:
– Shopee Affiliate terbuka untuk siapa saja, tidak perlu punya toko
– Shopee Affiliate Penjual khusus pemilik toko aktif dengan minimal dua produk terdaftar
– Komisi Shopee Affiliate sekitar 2,5% per transaksi dari produk toko mana pun
– Komisi Shopee Affiliate Penjual bisa sampai 10%, tapi hanya dari produk toko sendiri
– Kalau kamu kreator sekaligus penjual, dua-duanya bisa diikuti sekaligus
Shopee punya dua program afiliasi yang sering tertukar: Shopee Affiliate untuk kreator dan Shopee Affiliate Penjual untuk pemilik toko.
Keduanya sama-sama memberi komisi dari link, tapi siapa yang boleh ikut, produk yang dipromosikan, dan besaran komisinya jauh berbeda.
Nah, artikel ini akan mencoba mengulas lebih dalam tentang perbedaan Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate penjual. Catat baik-baik!
Perbedaan Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual
1. Apa itu Shopee Affiliate

Shopee Affiliate adalah program afiliasi yang bisa diikuti siapa saja, baik kreator konten, influencer, atau pengguna biasa.
Kamu tidak perlu punya toko untuk gabung.
Cara kerjanya, kamu ambil link afiliasi dari produk toko mana pun di Shopee lewat dashboard afiliasi, lalu bagikan link itu di media sosial, blog, atau grup chat.
Setiap ada transaksi lewat link tersebut, kamu dapat komisi, biasanya sekitar 2,5% per transaksi tergantung kategori produk dan campaign yang berjalan.
Program ini cocok untuk kamu yang aktif bikin konten review, tutorial, atau rekomendasi produk, karena fleksibilitasnya tinggi.
Dengan sistem affiliate tersebut, kamu bebas mempromosikan produk apa saja sesuai niche atau tren yang lagi ramai.
2. Apa itu Shopee Affiliate Penjual
Shopee Affiliate Penjual ditujukan khusus untuk kamu yang sudah punya toko aktif di Shopee dengan minimal dua produk terdaftar.
Bedanya dari program di atas, link afiliasi di sini hanya bisa dibuat dari produk toko kamu sendiri, bukan toko lain.
Komisi yang ditawarkan lebih besar, bisa sampai 10% per transaksi, meski umumnya ada batas maksimal sekitar Rp10.000 per item tergantung ketentuan produk.
Tujuannya jelas, untuk mendorong traffic dan penjualan ke toko sendiri, bukan sekadar cari komisi dari produk orang lain.
Strategi promosinya juga beda.
Alih-alih bikin konten review lintas produk, kamu lebih banyak mengoptimalkan katalog toko, foto dan video produk, diskon, serta membagikan link langsung ke komunitas atau akun bisnis untuk mendorong konversi langsung.
Perbandingan Utama
1. Siapa yang bisa ikut
Shopee Affiliate terbuka untuk semua orang tanpa syarat punya toko. Shopee Affiliate Penjual hanya untuk pemilik toko aktif dengan minimal dua produk.
2. Produk yang dipromosikan
Shopee Affiliate bisa mempromosikan produk dari toko mana pun di Shopee. Shopee Affiliate Penjual hanya bisa mempromosikan produk dari toko sendiri.
3. Besaran komisi
Shopee Affiliate biasanya memberi komisi sekitar 2,5% per transaksi. Shopee Affiliate Penjual bisa memberi komisi lebih tinggi, hingga 10% dengan batas nominal tertentu.
4. Fokus dan tujuan
Shopee Affiliate lebih ke monetisasi konten dan penghasilan tambahan tanpa jualan. Shopee Affiliate Penjual fokus mendorong penjualan dan traffic ke toko sendiri.
5. Tempat kelola
Shopee Affiliate dikelola lewat dashboard afiliasi kreator, sedangkan Shopee Affiliate Penjual dikelola langsung dari Seller Center.
Bisa Ikut Dua-Duanya Sekaligus?
Bisa. Kalau kamu seorang penjual sekaligus aktif bikin konten, tidak ada salahnya daftar keduanya.
Kamu bisa promosikan produk toko sendiri lewat Affiliate Penjual, sambil tetap dapat komisi dari produk toko lain lewat Shopee Affiliate biasa.
Kombinasi ini cukup umum dipakai brand kecil yang ingin memaksimalkan dua sumber komisi sekaligus, dari penjualan langsung dan dari jaringan afiliasi yang lebih luas.
Kamu bisa baca lebih lanjut soal manfaat Shopee Affiliate bagi kreator dan brand untuk gambaran yang lebih lengkap.
Mana yang Cocok untuk Kamu
Kalau kamu kreator atau pengguna biasa yang ingin penghasilan tambahan tanpa harus jualan, Shopee Affiliate adalah pilihan yang tepat.
Sementara bila kamu adalah pemilik toko yang ingin dorong penjualan produk sendiri lewat jaringan promosi yang lebih luas, Shopee Affiliate Penjual lebih relevan.
Buat brand atau seller yang belum punya waktu atau tim untuk mengelola strategi afiliasi sendiri, di sinilah peran MCN MEA masuk.

MCN MEA membantu brand dan seller di Shopee dan TikTok Shop menjalankan kampanye afiliasi secara end-to-end, mulai dari onboarding kreator, distribusi sampel produk, sampai laporan performa kampanye.
Bila bekerja sama dengan MCN, khususnya MCN MEA, kamu tidak perlu mengurus satu per satu afiliator secara manual.
Mau kelola kampanye afiliasi toko kamu tanpa ribet?
Konsultasi gratis dengan tim MCN MEA untuk strategi afiliasi yang sesuai target brand kamu.
Kesimpulan
Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual sama-sama sistem komisi berbasis link, tapi target penggunanya beda. Yang satu terbuka untuk siapa saja tanpa toko, yang satu lagi khusus penjual yang mau dorong penjualan toko sendiri dengan komisi lebih besar. Pilih sesuai posisi kamu, atau ikuti dua-duanya kalau memang relevan.
Jadi seller di jaringan MCN MEA dan perluas jangkauan produk lewat kreator afiliasi terpilih.
FAQ
1. Apakah Shopee Affiliate dan Shopee Affiliate Penjual bisa diikuti bersamaan?
Bisa. kamu tetap bisa jadi penjual sekaligus daftar sebagai afiliator biasa untuk mempromosikan produk toko lain.
2. Apakah harus punya toko untuk daftar Shopee Affiliate Penjual?
Ya, syaratnya kamu harus punya toko aktif di Shopee dengan minimal dua produk terdaftar.
3. Kenapa komisi Shopee Affiliate Penjual lebih besar dari Shopee Affiliate biasa?
Karena komisinya berasal dari penjualan produk sendiri, jadi Shopee memberi insentif lebih besar untuk mendorong penjual aktif promosi mandiri.
4. Apakah pemula sebaiknya mulai dari Shopee Affiliate atau Affiliate Penjual?
Tergantung posisi kamu. Kalau belum punya toko, mulai dari Shopee Affiliate. Kalau sudah jualan, Affiliate Penjual lebih relevan untuk dorong penjualan toko.
***Foto: magnific.com




